Dinas Perhubungan Aceh Tamiang Adakan Pertemuan Dengan Juru Parkir

Spread the love

Global Hukum Indonesia, Aceh Tamiang – Dinas Perhubungan Aceh Tamiang pukul 14.00 wib, adakan Pertemuan Bersama pekerja juru parkir, acara berlangsung di Aula Kominfo, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Kamis (13-02-2020).

Berlangsungnya kegiatan Kepala Dinas Perhubungan Drs. Syuibun Anwar, didampingi Seketaris Perhubungan Mawardi Nur, serta para Stafnya bersama para juru parkir wilayah Aceh Tamiang khususnya Kecamatan Karang Baru, Kecamatan Kota Kuala Simpang guna menjalin hubungan tali silaturahmi, juga menjalin hubungan komunikasi, agar para pekerja juru pakir dapat terarah dengan baik.

Usainya kegiatan tersebut, ditempat lain Kepala Perhubungan Drs.Syuibun Anwar, diruang kerjanya menyampaikan kepada awak media Global Hukum Indonesia bahwa “Kegiatan yang baru kita laksanakan, guna menindak lanjuti laporan dari masyarakat yang menyampaikan, pekerja juru parkir tidak memakai atribut atau bet sebagai tanda pengenal yang meminta uang parkir”.

“Dari kegiatan ini, untuk memberikan pemahaman agar para pekerja parkir diharapkan memakai atribut juga Bet yang membuktikan ia seorang pekerja juru parkir, dan mengutamakan pada pelayanan, walaupun juru parkir mengejar target, tapi pelayanan lebih diutamakan guna menjaga kenyamanan kepada Orang yang memakirkan kendaraan”, jelasnya.

Selain itu “untuk memperkecil tingkat kehilangan pada kendaraan bermotor yang diparkirkan, para petugas juru parkir wajib untuk memberikan kertas Tanda Pembayaran Retribusi Parkir (TPRP) kepada Orang yang memakirkan kendaraannya”.

“Selanjutnya waktu mengambil kendaraan yang diparkirkan, Orang tersebut untuk dapat menunjukan Kertas Tanda Pembayaran Retribusi Parkir (TPRP) untuk membuktikan kendaraan yang diambil benar miliknya”.

“Dari pada itu kenderaan yang parkir di depan mesjid tidak di benarkan dilakukan pengutipan untuk biaya parkir, dan diluar dari pada kendaraan, petugas juru parkir tidak bertanggung jawab jika terjadi kehilangan Helm, Hp, dan lainnya”, ucapnya.

“Kepada masyarakat Khususnya yang memakirkan kendaraan baik roda 2 maupun roda empat, memberikan uang untuk bayar parkir merupakan salah satu ikut membangun Kabupaten Aceh Tamiang”, Ucapnya.

Kepala Perhubungan Drs. Syuibun, juga menghimbau Kepada juru Parkir sewaktu dilapangan untuk sama-sama menjaga kebersihan Kota Kuala Simpang, apabila melihat sampah dilingkungan parkir agar dikutip, dan di buang pada tempatnya, nantinya juru Parkir akan mendapat nilai ples atau reward akan diberikan penghargaan”, Pungkasya. (Lili S)

 

Leave a Reply