Kuasa Hukum Miskani Datangi Kantor Desa Kalibaruwetan

Spread the love

Global Hukum Indonesia, Banyuwangi
– Dengan telah bergulirnya gugatan Miskani terhadap tanah yang ditempati gedung SDN 07 Desa Kalibaruwetan di Pengadilan Negeri Banyuwangi, maka kuasa hukum penggugat, Saleh, SH, Jumat (31/01/2020) mendatangi kantor Desa Kalibaruwetan.

Saleh, SH, menjelaskan, kedatangannya ke Kantor Desa Kalibaruwetan dalam rangka berkoordinasi untuk memastikan tentang data kerawangan, karena secara hukum ahli waris juga punya hak untuk melihat kerawangan, jadi dari hasil koordinasi ini kami akan mengkroscek sesuai dengan data-data yang kami ajukan itu, paparnya.

Lanjut Saleh, SH, perkara gugatan tanah yang ditempati SDN 07 Kalibaruwetan ini sudah masuk sidang ke-2 di Pengadilan Negeri Banyuwangi, yang mana di sidang ke-2 ini jawaban dari para tergugat, yang kemudian di minggu depan sudah masuk tahapan mengajukan replik jawaban dari para tergugat, tambahnya.

Menurut Saleh, SH, dalam perkara gugatan terhadap tanah yang ditempati gedung SDN 07 Kalibaruwetan ini, yang di gugat pertama adalah Bupati Banyuwangi selaku Kepala Daerah Banyuwangi, yang kedua Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, kemudian BPKAD Banyuwangi dan Kepala Sekolah SDN 07 Desa Kalibaruwetan yang menguasai fisik tanah, bebernya.

Dikatakannya, dari hasil koordinasinya dengan Kades Kalibaruwetan, Moh. Taufik, SH yang saat itu ditemani salah seorang tokoh masyarakat Desa Kalibaruwetan, Wahid Hadi, ia mengatakan, yang jelas berdasarkan peta kerawangan desa, persil 140 itu sudah terpecah menjadi beberapa bagian dan jadi milik dari Slamah Atmuk yang merupakan orang tua ahli waris yang dalam hal ini Bu Miskani, ungkap Saleh, SH.

Selanjutnya Saleh, SH menegaskan, selaku penggugat, pihaknya mengajukan gugatan ganti rugi, jika tanah tersebut diuangkan, maka tanah tersebut permeter perseginya di ganti rugi dengan uang tidak kurang dari Rp 1.500.000,00, dan dikalikan saja dengan tanah yang di gugat seluas 1680 Meter persegi.

Kemudian kata Saleh, SH, tapi yang kami minta dalam gugatan, apabila hakim PN Banyuwangi mengabulkan permohonan gugatan kami, maka nantinya akan kami tindak lanjuti dengan melakukan eksekusi pengosongan, tutupnya. (Mtf)

Leave a Reply