Lakukan Pungli, Pj Kades Ramba – Ramba Kecamatan Ulususua Nias Selatan di Periksa Polisi

Spread the love

Global Hukum Indonesia, Nisel – Pemerintahan menggelontorkan Anggaran besar membantu mensejahterakan masyarakat melalui Dinas Sosial se – Indonesia.Bantuan kesejahteraan masyarakat untuk desa Ramba – Ramba Kecamatan Ulususua inisial FG, bukan membantu mengurangi beban dan mensejahterakan masyarakat justru mengambil kesempatan dalam bantuan dari pemerintah mengutip / pungli dari masyarakat agar dapat bantuan dari pemerintah.

Keteranngan yang di himpun Media Global Hukum Indonesia dari Polsek Teluk Dalam menjelaskan “FG telah diambil keterangan oleh penyidik Polsek Teluk dalam, terkait dengan laporan pengaduan (dumas) oleh masyarakat desa Ramba – Ramba dengan nomor surat :02/DS-RR/VII/2019/tanggal 22 juli 2019 perihal pengaduan masyarakat”, ujarnya.

“Pembagian bantuan untuk masyarakat miskin yakni kompor gas dan beras sejahtera (Rastra) dijadikan barang jualan atau melakukan pungutan bagi penerima. AIPDA M.Gulo SH., Kanit Reskrim Polsek Teluk dalam membenarkan FG telah dilakukan pemeriksaan/interogasi oleh penyelidik dengan 32 pertanyaan.

FG mengakui telah melakukan pungutan liar kepada masyarakat penerima manfaat beras RASTRA dan KOMPOR GAS bantuan dari pemerintah. Kanitreskrim menjelaskan bahwa desa Ramba – Ramba penerima beras rastra tahun 2019 sebanyak 87 penerima dan kompor gas ada 128 orang sebagaimana penjelasan pj.kades FG saat di interogasi oleh penyelidik”, terang penyidik Polsek Telukdalam.

Pj Kades Ramba – Ramba berinisial FG sebagai PNS  saat di periksa mengakui bahwa benar telah mengutip uang kepada masyarakat penerima manfaat sebesar Rp 70.000,- / kepala untuk penerima RASTRA, sedangkan penerima kompor gas bantuan dikutip sebesar Rp.30.000,-/perorang.
Ironisnya, istri atau keluarga Pj Kades FG juga menerima RASTRA yang seharusnya RASTRA tersebut di khususkan untuk keluarga tidak mampu tutur Kanit Reskrim Polsek Teluk dalam saat konfirmasi.

Kanit Reskrim AIPDA M Gulo, SH., mengatakan “kasus tersebut telah dilimpah ke UNIT TIPIDKOR Polres Nias  Selatan  untuk ditindak lanjuti. Perbuatan melawan hukum Pj. Kades Ramba – Ramba Kecamatan Ulususua sementara dikenakan pasal 12 huruf e dari Undang Undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan bunyi, Pegawai Negeri atau penyelenggara Negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri”, tutupnya. (Haris)

One Response

  1. Zek Agustus 20, 2019

Leave a Reply