Memutuskan Mata Rantai Covid-19, Para Tahanan 8 Orang Jalani Sidang Melalui Video Conference (Vicon)

Spread the love

Global Hukum Indonesia, Aceh Tamiang – Pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19), Lapas Kelas IIB Kuala Simpang adakan sidang online bagi para pidana, memalalui Video Conference (Vicon), di Lapas Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Senin (30/3/2020).

Hal tersebut, menindak lanjuti surat Mahkamah Agung Republik Indinesia, Direktorat Jenderal badan peradilan Umum, Nomor 379/PS 00/3/2020, tanggal 27 Maret 2020, Hal Persidangan perkara pidana secara Teleconference.

Dan Surat Kejaksaan Republik Indonesia, Kejaksaan Agung Nomor B- 1271 /E/Ejp/03/2020, Hal penanganan perkara tindak pidana Umum dalam masa tanggap darurat Covid-19.

Kepala Lapas  Klas IIB Kuala Simpang, Davy Bartian, Bc.Ip.,S.Sos.,MM., menyampaikan, Dalam hal ini guna pencegahan sebagai langkah preventif dalam penanganan penyebaran virus corona di Lapas Kelas IIB Kuala Simpang.

“Kegiatan merupakan langkah pencegahan Virus Corona (Covid-19) salah satunya pelaksanaan sidang memalalui Video Conference (Vicon) yang sebelumnya sudah Koordinasi dengan pihak terkait,” ucapnya.

Selain itu “sistem terpadu suatu bentuk kegiatan untuk meminimalisir penyebaran virus 19, juga terkait dengan tata tertib persidangan yang bisa dikecualikan dan terpaksa dilakukan guna memutuskan mata rantai dari penyebaran Virus Corona”.

“Menindak lanjuti surat edaran dari Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung untuk para tahanan atau terdakwa yang dilapas atau di rutan tidak keluar dari Lapas, guna pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19)”, terang Kalapas.

Kepala Lapas, Davy Bartian menambahkan, Dalam pencegahan penyebaran Covid-19, dilingkungan Mahkamah dan Badan peradilan dengan kondisi saat ini dimana beberapa Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Ham  Sebelumnya sudah melakukan penundaan penitipan tahanan baru, dan keluar masuk tahanan.

“Sebelumnya sudah Koordinasi dari pihak Lapas bersama pihak Kejaksaan, dan pengadilan, juga kepolisian”, tambahnya.

Selanjutnya “Dalam langkah antisipasi dalam memutuskan penyebaran Virus Corona Kegiatan sidang dilakukan melalui video conference (Vicon)”.

“Saat ini ada 8(delapan) Orang dilakukan Persidangan melalui Video Conference guna poses Hukum”, Ungkap Kalapas Davy Bartian. (Leli S)