Pekerjaan Rehab Puskesmas Tidar Kuranji Diduga Kurang Maksimal

Spread the love

Globalhukumindonesia.com, Batanghari – Pemerintah telah mengkucurkan dana begitu besar untuk suatu pembangunan kesehatan, walaupun ditengah-tengah maraknya virus Covid-19, tujuan pemerintah agar pembanguan gedung kesehatan bisa dibangun dengan sebagus mungkin, dan bisa bertahan lama, ini agar nantinya bisa melayani masyarakat, akan tetapi lain halnya dengan pembangunan rehab gedung puskesmas yang berada di Desa Tidar Kuranji, Kecamatan Muara Sebo Ilir, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

Terlihat denagan kasat mata pembangunan rehab puskesmas yang baru saja 2 bulan selesai dikerjakan yang menghabiskan anggaran dana lebih kurang 3,2 milyar tersebut terkesan asal jadi saja, dan terlihat dari selasar, dinding sudah banyak yang retak, dan juga dibagian pemasangan kacanya terlihat banyak yang renggang.

Ginting sebagai PPTK pembangunan rehab Pukesmas tersebut saat dikonfirmasi dan menanyakan soal bangunantersebut, lewat pesan singkat WhatsAppnya Ginting menuliskan “Itu sudah disampaikan ke rekanan bang, Kapus juga sudah disarankan kalau ada kerusakan seperti itu bisa segera dilapor langsung ke rekanan bang, nanti kita sampaikan lagi bang ke rekanannya, karena masih dalam masa pemeliharaan”, katanya.

Saat ditanya sudah berjalan berapa bulan bangunan tersebut dan beliau pun mengatakan “2 bulanan bang, Saya cuma PPTK bang, membantu pekerjaan tempat pelayanan kesehatan untuk Masyarakat”, ujar Ginting. (Kadir)