Polres Nias Selatan Gelar Pasukan “Patuh Toba 2020

Spread the love

Global Hukum Indonesia, Nisel – Polres Nias Selatan gelar pasukan Patuh Toba 2020 di Lapangan Apel Mako Polres  Kamis, (23/07/2020).

Gelar Pasukan Patuh Toba 2020 turut hadir Waka Polres AKBP M. Luther Dakhi, S.Sos, mewakili Bupati Nias Selatan Asisten Pemerintahan dan Kesra Gayus  Duha, mewakili Danlanal Nias Pasi Intel Lanal Mayor Rudi, Kabag Ren Polres Nias Selatan Kompol Torozatulo Gea, Danramil Kodim 0213 Telukdalam NS Mayor Inf Hatianus Zega, Kabid Dishub LLAJ Fan Zendrato, S.E, Kasat Intelkam Polres Nias Sekatan AKP Zul Efendi, S.H, Pair BP Lanal Nias, Letda Laut (K) Dr. Prabowo, Kapolsek Telukdalam AKP Arifin Sanjuntak, Kapolsek Gomo IPTU Ali Muda, Kasat Narkoba Polres Nias Selatan IPDA Ardiansyah, SH.,MH, Kasat Sabhara Polres Nias Selatan IPTU Heryanto Hasiholan, Mewakili Kasat Pol PP Nias Selatan Teori Bali SH,Para Kasi Dishub Nias Selayan, Kasat Pol Air IPDA Taufik Tri Santoso,SH, Pleton TNI AD, Pleton TNI AL, Pleton Polres Nias Selatan dan Pleton Dinas Perhubungan.

Waka Polres Nias Selatan AKBP M.Luther Dachi,S.Sos, menyampaikan Amanat Kapolda Sumatera Utara sebagai Inspektur Upacara dalam rangka meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas serta kepatuhan hukum masyarakat terhadap hukum dan perundang-undangan lalu lintas, Polda Sumatera Utara beserta jajaran menggelar “Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Toba 2020” selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 23 juli s/d 5 agustus 2020.

Pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2020 ini menekankan 3 prioritas pelanggaran yaitu:
1. Melawan arus saat mengemudi;
2. Menaikkan penumpang di atas kap.
3. Menerobos lampu merah.

Kepada peserta apel Waka Polres Nias Selatan menyampaikan,
berdasarkan data laka lantas di wilayah sumatera utara sbb:
1. Jumlah laka lantas:
a. Tahun 2019 sebanyak 6.580 kejadian, mengalami trend peningkatan 9,85%. Dengan selisih 590 kejadian dibandingkan tahun 2018 sebanyak 5.990 kejadian.
b. Periode januari-juni 2020 jumlah laka lantas sebanyak 3.178 kejadian.

2. Jumlah korban meninggal dunia akibat laka lantas:
a. Tahun 2019 sebanyak 1.731 orang, mengalami trend penurunan -5,67% dengan selisih 104 orang dibandingkan tahun 2018 sebanyak 1.835 orang.
b. Periode januari-juni 2020 sebanyak 854 orang.
3. Jumlah korban luka berat akibat laka lantas:
a. Tahun 2019 sebanyak 1.888 orang mengalami trend peningkatan 10,99%, dengan selisih 187 orang dibandingkan tahun 2018 sebanyak 1.701 orang.
b. Periode januari-juni 2020 sebanyak 988 orang.

4. Jumlah kerugian materiil akibat laka lantas:
a. Tahun 2019 sebesar rp.13.749.475.000,-
b. Tahun 2018 sebesar rp. 13.696.830.000,-
c. Periode januari-juni 2020 sebesar rp.6.847.175.000,.

5. Jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang dan teguran.
a. Tahun 2019 sebanyak 206.256 mengalami trend penurunan -49,19% dengan selisih 199.686 kasus, dibandingkan tahun 2018 sebanyak 405.942 kasus.
b. Periode januari-juni 2020 sebanyak 161.318 kasus.

Lanjut Waka Polres, pada operasi patuh toba 2020 mengedepankan giat premitif dan preventif guna meningkatkan simpati masyarakat terhadap Polri khususnya polantas dan pelaksanaan tugas lainnya mengikuti protokol kesehatan dalam rangka pencegahan / penularan virus covid-19 di jalan.
Kemudian segala niat baik yang kita lakukan demi masyarakat, bangsa dan negara tercinta. Tutupnya. (HumaspolresNisel/Haris)

Leave a Reply