Unit Tipikor Serahkan SPDP Dinkes Nias Selatan Ke Kejaksaan, Polres Nisel Segera Tetapkan Tersangka

Spread the love

Global Hukum Indonesia, Nisel – Dugaan Tindak pidana Korupsi Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan Tahun Anggaran 2018, yang sedang dalam tahap penyidikan oleh Polres Nias Selatan, akan segera melakukan penetapan tersangka, setelah menerima hasil Audit Investigasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Nias Selatan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Dinas Kesehatan Nias Selatan Tahun Anggaran 2018, Kejaksaan Terima SPDP Kasus Tipikor Dinkes Nias Selatan (berita sebelumnya).

Hal itu disampaikan Kepala Kepolisian Resort Nias Selatan melalui Kasat Reskrim Polres AKP Edi Sukamto, SH., MH., ketika diwawancarai sejumlah wartawan dikantornya, Jumat (14/02/2020).

“Dalam surat dimulainya penyidikan (SPDP) yang kami kirim ke Kejaksaan bulan September 2019 lalu, kami dari penyidik Polres Nias Selatan belum menetapkan tersangka” ungkap Edi Sukamto.

Dalam SPDP yang dikirimkan penyidik Polres Nias Selatan itu, disebutkan bahwa penyidik sudah memasuki tahap penyidikan dan sedang menunggu hasil Audit Investigasi oleh BPKP Sumut.

“Pada tahap ini penyidik mencari serta mengumpulkan bukti lainnya dam memanggil saksi-saksi ,sembari menunggu hasil Audit BPKP Sumut” jelas Edi.

Dalam proses penyidikan di Polres Nias Selatan, penyidik menyakini akan segera menetapkan tersangka sesuai dengan pasal 2 dan 3 Undang-undang Tipikor. Dalam Pasal 3, pelaku bisa dijerat jika mempunyai kewenangan, sedangkan Pasal 2, setiap orang yang dimaksud dalam pasal lebih luas dan umum.

“Permintaan Audit BPKP untuk menghitung jumlah kerugian keuangan Negara setelah itu baru kita bisa menentukan siapa yang akan dijadikan tersangka” tambah Sukamto. (Haris)

Leave a Reply