Wisata Bukit Batu Suban Tak Aman Ada Pemerkosa Gentayangan Di Bukit Ini,  Pengunjung Wanita Harus Waspada

Spread the love

Globalhukumindonesia.com, Tanjab Barat – Wisata Bukit Batu Suban di Kelurahan Dusun Kebun, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, terkesan kurang keamanannya terhadap wisatawan atau pengunjung.

Hal ini terbukti dengan terjadinya pemerkosaan terhadap 3 pengunjung tempat wisata ini oleh 5 pemuda tukang parkir kendaraan pengunjung tempat wisata ini.

Menurut salah seorang orang tua korban, Suyitno kepada media ini tadi pagi Senin 27/7/2020 dikediamanya mengatakan, pada 5/7/2020 telah terjadi pemerkosaan terhadap anak saya sebut saja Bunga, menurut bunga pemerkosanya sejumlah 3 orang tukang parkir kendaraan pengunjung wisata bukit batu Suban, hal ini telah diserahkan kepada pihak kepolisian setempat, pada 13/7/2020, tapi belum tau perkembangan dari laporannya selama ini.

Menurut orang tua korban, salah seorang pihak keluarga pelaku pernah datang untuk berdamai, dengan menawarkan pelaku ingin menikahi salah seorang korban, akan tetapi, pihak korban menolaknya, tutur Suyitno.

Pihak kelurahan Dusun Kebun saat di konfirmasi media ini dikantornya, Lurah Sulaiman membenarkan, memang benar warga saya telah melaporkan kejadian pemerkosaan di area wisata Bukit Batu Suban, dan tempat wisata ini sebenarnya belum mengantongi izin, ungkap Lurah, dan selama ini yang mengelola tempat wisata tak berizin ini oleh Karang Taruna Desa Suban, tapi semenjak tanggal 8/7/2020 pengelolaanya diambil alih oleh pihak kecamatan, kata Lurah.

Pihak kecamatan saat dikonfirmasi media ini membenarkan, Sekcam M. Silaban mengatakan, semenjak rembuk 5 desa 1 kelurahan pada 8/7/2020, tempat wisata Bukit Batu Suban telah dikelola oleh pihak kecamatan, saat ini telah dibuka pintu masuk wisata dari 2 arah, yaitu dari Desa Suban dan Tanjung Bojo.

Sementara, kejadian pemerkosaan oleh tukang parkir kendaraan pengunjung pada 5/7/2020 masih dikelola oleh Karang Taruna Desa Suban, ungkap Sekcam.

Arpandi Ketua DPD Lsm Garuda Nasional kepada media ini mengatakan
“Sangat disayangkan prilaku yang tak senonoh ini dilakukan oleh tukang parkir tempat wisata ini, ketua Karang Taruna dan Panitia penyelenggara mesti bertanggung jawab atas terjadianya pemerkosaan ini, karena tidak bisa menjaga keamanan pengunjung dan pemerkosaan terjadi oleh anggota karang Taruna itu sendiri, kata Pandi.

Ketua DPD Garuda Nasional ini berharap “Saya (Arpandi-red) berharap kepada pihak kepolisian agar segera menangkap para pelaku, pihak Kepolisian mesti memeriksa Ketua Karang Taruna dan Panitia Wisata guna pertanggung jawabanya selama ini, terkesan lalai dalam keamanan dan berani mengoperasikan tempat wisata terindikasi tak berizin ini, tutup Arpandi.

Mulyadi dari DPD Lsm Gerak Indonesia Provinsi Jambi juga sempat mengatakan” jika benar tempat Wisata Bukit Batu Suban ini tidak mengantongi izin, maka pihak Kepolisian harus segera mengambil tindakan kepada para Panitia yang telah membuka tempat wisata secara Ilegal, dan para anggota nya sendiri terkesan menjadikan tempat ini sebagai tempat mesum terselubung, hal ini terbukti dengan adanya anggota panitia yang memperkosa para pengunjung, sekedar saran, tempat ini harus ditutup dan panitia harus dimintai pertanggung jawabanya atas laku anggotanya yang tak bermoral ini, sebelum terjadi korban baru, tutup mulyadi. (Hamdi Zakaria)

Leave a Reply